Senin, 21 Februari 2011

Dream High Episode 14





Hae Young dan Seol berciuman. Hae Young memberitahunya bahwa mereka tidak dapat berpisah satu sama lain lagi.” Aku tidak tahu seberapa berat bagimu, bagaimana perasaanmu sekarang. Tapi itulah caraku menjagamu selalu disisiku.”


Ia bertanya apakah kamarnya kosong, Royal Grand Executive Presidential Suite, dan memberitahunya untuk segera menyiapkannya dan menyalakan air panas, ia akan membayar 5000 won  untuk air panas, karena ia akan menginap. Seol protes, tapi Hae Young berpura-pura terkena flu karena ia membuatnya menunggu di cuaca yang sangat dingin.
Ia menuduhnya berpura-pura hanya untuk menginap. Hae Young menyuruhnya memegang dahinya dan memandangnya dengan wajah merajuk. Ia berkeras bahwa ia terkena flu dan memintanya untuk menyalakan pemanas......”Atau jika kamu menemaniku sepanjang malam, kamar tanpa pemanas pun tidak apa-apa.”


Seol tersinggung dan memelototinya. Hae Young tertawa, puas dengan dirinya.


Yoon Ju mendapat telpon untuk rapat di istana dan menemukan semua dewan direktur berkumpul, ia tidak tahu apa yang terjadi. Jung Woo menyuruhnya untuk duduk dan berbicara sebagai wakil dewan direktur, mengumumkan posisi mereka dalam insiden kecil kerajaan. Mereka percaya Yoon Ju yang seharusnya bertanggung jawab, jadi ia harus mengundurkan diri.
Setelah itu, Yoon Ju berbicara dengan Jung Woo secara personal, gemetar karena marah pada tindakan yang dilakukan Jung Woo padanya, seperti Jung Woolah yang jahat. Ia bertanya ia melakukan ini untuk Seol atau kerajaan atau untuk sejarah yang sangat dicintainya.
Jung Woo memberitahunya bahwa ia bisa melakukan lebih dari ini, jika diperlukan dan meresponnya bahwa ini dilakukannya “karena wanita yang pernah sangat dicintainya.” Aww, sangat sedih. Jung Woo berkata bahwa ia telah membersihkan mejanya, jadi ia bisa segera berhenti.


Kembali ke penginapan, Seol sedang makan dan Hae Young menatapnya. Ia mengingatkannya bahwa beberapa menit yang lalu ia merasa sangat lapar, tetapi menolak untuk makan, sangat ingin menjadi sakit ya.
Ia merenung, jika ia benar-benar sakit, maka Seol akan berada disisinya sepanjang malam, merawat demamnya, membuatkannya bubur dan melupakan rasa sakitnya sejenak. Ia memberitahunya bahwa ia ingin sakit sehingga ia tidak dapat menolak untuk merawatnya, melupakan semua alasan kenapa mereka tidak dapat bersama.
Seol memberitahunya bahwa ibu akan segera pulang, tapi Hae Young menyangkal – ibu tidak akan pulang malam ini, dan ia akan mendukungnya karena ibu sangat menyukai Park Suh Bang (Menantu Park).
Seol memandangnya dan berkata,” Aku juga menyukainya. Aku sangat suka Park Hae Young dan aku merindukannya.” Tapi ia menambahkan, ia membutuhkan waktu sebelum ia bisa menerima masa lalu keluarga mereka dan melewatinya dengan senyuman. Saat ini ia membutuhkan seseorang untuk dimarahi....satu-satunya orang yang ada disampingnya adalah Park Hae Young.
Ia memberitahunya untuk marah padanya sebanyak yang ia mau, asalkan tidak menekannya terlalu jauh. Ia berkata untuk melihatnya bahagia karenanya, marah karena ia menginginkannya, karena ia ingin melakukan setidaknya apa yang ia inginkan saat ini. Ia berkata dengan tulus, tapi terlihat seperti tantangan,’karena berapa lama kamu akan marah jika aku selalu bersikap penuh cinta?’


Pembicaraan mereka diganggu oleh seorang pria di depan pintu – ia adalah pengganti Hae Young – Ia berada disini untuk membawa Seol kembali ke istana. Seol menolak untuk kembali ke istana, Hae Young menceramahinya dan menyuruhnya untuk berbicara kepada Presiden agar tidak membuat masalah dengan kerajaan lagi.


Di lantai atas, Hae Young dengan bangga memberitahunya ini kenapa Seol membutuhkan seorang pria di rumah dan melapor kalau orang itu sudah pergi. Seol:”Well, jika pria itu sudah pergi, mungkin ini saatnya pria yang satunya juga pergi.(mereka menggunakan kata “nom” yang secara teknik berarti “pria”, tapi dapat dikonotasikan seperti “ass”)
Hae Young:” Apa?Nom? Apakah kamu tahu, kamu kadang-kadang memanggilku Nom akhir-akhir ini...” 


Ia menolak untuk pergi, karena beberapa orang akan datang. Sesaat kemudian bel pintu berbunyi dan teman Seol dari Universitas datang, diundang oleh Hae Young. Kemudian Gunnie dan dayangnya, diikuti oleh bodyguard yang sekarang mengabdi pada Hae Young.
Seol merasa senang, melompat kesana kemari seperti anak kecil dan tersenyum pada Hae Young ketika ia sadar Hae Young melakukan ini semua untuknya. Bell pintu berbunyi lagi dan Hae Young bertanya-tanya siapa yang datang karena semua orang yang diundangnya telah datang.


Dan ia melangkah dengan berat di ikuti oleh Jung Woo yang sedang tersenyum. Hae Young menggerutu bahwa ia tidak di undang.
Mereka bersulang dan bersenang-senang. Hae Young pergi ke dapur untuk menyiapkan snack, menyeret Jung Woo bersamanya. Mungkin mencegahnya untuk bersama Seol selama ia tidak ada.


Di dapur, Hae Young melihat Seol bersenang-senang dengan teman-temannya, dan menekankan dengan memanggilnya “Seol Kami” yang dalam bahasa korea berarti “Seolku”. Jung Woo mencatatnya, tapi ia disini bukan untuk memperebutkan Seol.
Jung Woo berkata bahwa mereka sangat serasi dan ia iri. Ia kemudian memberitahu Hae Young bahwa ia memecat Yoon Ju dan meminta untuk menolongnya dan bersikap biasa pada Yoon Ju. Hae Young berkata bahwa ia tidak dapat melakukannya karena ia hanya akan tambah menyakitinya lagi.


Ada beberapa yang memperebutkan perhatian Gunnie. Teman Seol berteriak meminta Mr. P untuk membawakan bir lagi. Hae Young menyerahkan tugas melayani kepada Mr. N dan Jung Woo berkata bahwa yang melayani adalah yang mempunyai uang lebih banyak. Hae Young  menolak dan urutannya berdasarkan umur. Akhirnya mereka bermain gunting – batu – kertas untuk menentukan siapa yang melayani.


Gunnie melihat HP Hae Young dan menemukan video berlabel “Ero-Seol”. Hae Young dan Seol kaget dan mengatakan itu adalah julukan Hae Young untuknya. Hae Young berusaha merebut HPnya, tetapi semua orang memeganginya. Gunnie segera menghubungkannya dengan TV supaya semua dapat melihat.
Itu adalah video latihan Seol sebelum konferensi press. Semua menjerit karena Hae Young menyimpannya dalam HP. Hae Young dan Seol sangat malu. So cute.... 


Jung Woo mengejek mereka. Hae Young yang kalah berkata, “Tapi ia cantik bukan?”
Seol bangun pada hari berikutnya dan mengendus bau masakan Gunnie yang lezat, tapi ia kecewa ketika Jung Woo memberitahunya bahwa Hae Young telah pergi pagi-pagi.


Tapi semua orang bangun dan segera melihat TV dan Seol bergabung dengan mereka, melihat Hae Young sedang memberikan konferensi press.
Hae Young menceritakan hubungan keluarganya dengan kerajaan – khususnya bagaimana harta Kakeknya dibangun dengan menggunakan harta kerajaan, dan sekarang ia merasa bersalah tentang beberapa tahun ini, menjelaskan kenapa Kakek memberikan semua hartanya untuk kerajaan.
Ia menceritakan bagaimana tiga generasi dalam keluarganya menyebabkan perselisihan dalam kerajaan. Ia memohon kepada publik untuk menjaga putri. Ia meminta maaf yang sebesar-besarnya atas dosa-dosa keluarganya.
Seol menontonnya, sedangkan Jung Woo sedang membawanya kembali ke kota, dan ia menggerutu dengan penuh air mata bahwa Hae Young mungkin jadi gila. Jung Woo berkata bahwa itu mungkin hal terbaik yang dapat ia lakukan padanya.


Seol menemukannya diluar kamar Kakek di rumah sakit. Ia melihatnya dengan air mata menggenang. Bertanya mengapa ia melakukan hal itu. Hae Young memberitahunya bahwa itu hal terbaik yang ia bisa pikirkan dan ia tidak memberitahunya karena Seol akan menghentikannya.
Seol:” Bagaimana kau bisa melakukan itu? Aku tidak bisa melakukan apapun untukmu. Apa yang harus aku lakukan sekarang?”


Hae Young masuk menjenguk kakeknya, siap untuk dimarahi. Tapi ia kaget melihat Kakek tersenyum padanya, menerima permintaan maafnya dan menyetujui untuk mengungkapkan kebenaran......sesuatu yang tidak bisa ia lakukan.
Ia berterimakasih pada Hae Young karena membiarkan bebannya terangkat dan menambahkan bahwa ia bisa memaafkan dirinya sendiri karena telah menyebabkan kematian Lee Han dan keretakan dengan ayah Hae Young. Hae Young memberitahunya bahwa ia tidak membencinya karena hal-hal yang ia lakukan pada ayahnya.


Diluar, Seol menunggu dengan rasa ingin tahu, Yoon Ju datang dengan percaya diri. Ia menyalahkan Seol karena membuat Hae Young melakukan hal ini. Ia menyebut Seol egois menambahkan bukan hanya dirinya saja yang menderita, mungkin Hae Young hidup dalam gelimangan harta, tetapi ia selalu merasa sendiri dan sulit.
Yoon Ju menuduhnya merencanakan semua ini dari awal. Selama ini bukannya dia yang egois dan nggak punya hati. Benar-benar wanita menyebalkan.
Yoon Ju terus menyudutkan Seol membuatnya merasa bersalah karena membuat Hae Young mengakui hal ini sendiri. Dan menambahkan semua yang terjadi karena kesalahan Seol. Padahal Yoon Ju sendiri yang merencanakan semua dari awal yang tujuannya membuat Kakek menjadi koma, sekarang menumpahkan kesalahan pada Seol.


Kakek berterima kasih kepada Hae Young dan memberitahunya bahwa ia mempercayainya sepenuhnya. Ia meminta Hae Young untuk menjaga Putri. Setelah semua bebannya hilang, ia menutup matanya...dan meninggal dunia.
Semua bergegas masuk, ketika Hae Young menangis meminta Kakek bangun, bahkan Yoon Ju pun menangis. Seol berdiri lagi, lumpuh karena rasa bersalah yang dihunjamkam Yoon Ju kepadanya dan ia menangis.


Saat Hae Young menaburkan abu Kakeknya, dengan penuh air mata ia meminta maaf. Semua orang kecuali Seol pergi dan Yoon Ju melihat mereka berdiri disana. Ia menelpon ayah Hae Young dan memberitahunya bahwa ia akan menemukan cara untuk membawanya kembali ke Korea, dan ia tidak perlu khawatir karena Hae Young akan senang melihatnya.
Yoon Ju berusaha menghilangkan larangan masuk Korea ayah Hae Young, tapi tertangkap tangan oleh Hae Young. Hae young memberitahunya untuk tidak melakukan apapun,  walaupun ini untuknya dan jika ini untuk kepentingan Yoon Ju sendiri...well,berarti ini delusi. Ha, keren......


Jung Woo datang menemui Seol dengan alasan ingin melihatnya, ia tertawa melihat reaksi Seol yang tidak seperti biasa. Ia memberikan Kantong Ratu Myeongseong yang asli, karena tidak ada yang lebih ningrat daripada sulaman. Ia memberitahunya bahwa ia telah berjanji pada Kakek untuk mengembalikannya pada putri yang asli, dan memintanya  untuk kembali ke istana, karena ia ada disana atau tidak ia tetaplah seorang putri.


Seol pergi menemui Hae Young yang memberitahunya bahwa ia mempunyai sesuatu untuk diurus, jadi ia akan pergi sebentar. Ia memberi hadiah sebuah bunga dalam pot dan berkata bahwa itu akan berbunga. Seol bertanya bunga macam apa yang akan tumbuh, tapi Hae Young tidak tahu,” Tumbuhkanlah bunga itu dan aku akan kembali, kau bisa memberitahuku bunga apa yang kuberikan padamu.” Seol bercanda bahwa ini hadiah yang aneh, tapi ia sangat tersentuh.
Ia membuat satu permintaan: Seol harus kembali ke istana. Tak masalah ke arah mana ia melihat, ia berpikir bahwa tempat Seol di istana. Ia akan mencari tahu segala hal tentang warisan dan pengacaranya memberitahunya bahwa ayahnya, pewaris yang sah, harus merelakan warisannya sebelum warisan kakek berpindah ke kerajaan.


Seol merenungkan apa yang akan ia lakukan, maka ia  menempatkan pendapatnya di forum online.
Seol: “ Aku memelihara tanaman, tanpa tahu bunga apa yang akan mekar. Ia memberiku rasa frustasi dan kegembiraan sekaligus. Apakah Mr. P tahu?”


Seol mengunjungi abu Kakek dan meminta maaf karena selalu menyalahkannya dan tidak pernah berterimakasih karena telah membantunya menemukan keluarganya. Ia berjanji untuk tidak melarikan diri lagi dan kembali masuk ke istana.


Perintah pertamanya adalah untuk mencari Yoon Ju. Yoon Ju kembali bekerja di Museum. Seol memanggilnya dengan jabatannya yang terakhir...dan kemudian ia mulai memanggilnya dengan namanya saja, menegaskan kewenangannya.
Seol mengingatkan Yoon Ju kata-katanya saat ia akan keluar dari istana: ketika ia kembali, Yoon Ju akan mati. Ia akan menepati janjinya. Pertama-tama ia akan memecatnya dari pekerjaannya yang sekarang.
Yoon Ju membantah karena  Kakek telah menyuruhnya secara langsung untuk mengurus Museum. Tapi Seol memperingatkannya,” Itu mungkin masalah kemarin, tapi sekarang museum dalam wewenang kerajaan dan ia memilih staffnya. Jadi keluar dari istanaku.”
Yoon Ju mengeluh pada ayahnya bahwa museum ini adalah seluruh hidupnya dan ia layak mendapatkannya. Ayahnya sudah muak dengan keluhannya dan memberitahunya bahwa ia diberi sedikit warisan dan dipindah ke Daehan Construction


Seol melakukan tugas putrinya dengan semangat dan mulai mengatur strategi cara terbaik untuk menyebarkan budaya Korea. Hae Young tetap tidak menjawab telponnya dan ketika ia bertanya pada bodyguardnya, ia memberitahunya bahwa Hae Young telah meninggalkan Korea. Ia menggigit bibirnya dan berkata bahwa seharusnya Hae Young dimasukkan dalam daftar larangan terbang. Seol cemberut sepanjang hari.


Seol mulai pelajarannya dengan pengganti Hae Young, ketika ia memberikan jadwal pelajarannya yang baru, Seol memutuskan bahwa ia tidak menyukainya. Ia menulis jadwalnya sendiri, yang termasuk:” Sejarah: Nam Jung Woo, Ekonomi: Steve Jobs, English: John Park, Musik: Beast, Rain, Fashion: Shinee, Menunggang kuda: Bidam.”
Gurunya memandangnya dengan kaget, tidak percaya, dan ia memberitahunya bahwa ia mempercayai kemampuannya dan memintanya untuk memenuhinya dalam waktu seminggu.hahaha


Waktu berganti, tanamannya pun berbunga, Seol belajar dengan keras.Seol meng sms Hae Young, bertanya apa yang membuatnya pergi lama.” Apa yang sedang kau urus?Apakah kamu sedang membersihkan semua wanita dalam hidupmu? Apakah ada banyak? Jangan mengurus dalam satu hari. Pergi sarapan, makan siang dan makan malam.” Heh.
Sms yang lain:” Hari ini aku memakai rok yang sangat pendek! Jika kamu tidak segera pulang, aku akan memakai baju berleher rendah!” Dan:” Apakah kamu menemukan orang lain? Apakah ia putri asing? Apakah ia lebih cantik dari aku? Itu sangat tidak mungkin, aku lebih cantik!”


Akhirnya ia mengirimkan sms yang berisi bahwa ia berkeras akan bersikap tenang tentang ini dan kemudian diikuti permintaan untuk menjawab smsnya walaupun hanya sekali, dengan jeda waktu, supaya ia tahu bahwa Hae Young ada disana. Seol sangat tidak sabar. Tapi suatu hari Hae Young membalas smsnya, hanya satu kali.


Seol sangat gembira, ia melompat ke atas dan kebawah dengan penuh kegembiraan, kemudian ia terpeleset jatuh dari pinggir air mancur...
Dan siapa yang menangkapnya, ksatrianya dengan setelan designer yang berkilau.




Source: (thanks and credits)
www.dramabeans.com
www.jacinda1st.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

coretan yanni Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template