Jumat, 25 Februari 2011

Daemul eps 5 part 1

Presiden pergi kedapur untuk mencicipi masakan ayah Do Ya. Dan presiden sangat menyukainya. “Oh Ya bagaimana kabar anakmu? Tanya presiden. “Untungnya lukanya tidak dalam, sekarang dia baik2 saja” kata ayah Do Ya. Ayah Do Ya berterima kasih pada presiden karena walaupun ia sibuk, ia masih memperhatikan anaknya.
Presiden mengundang para koleganya untuk makan bersamanya termasuk Hye Rim. “Hye Rim, bagaimana rasanya? Tanya presiden. “Ya ini sangat enak, makanan ini adalah makanan yang kami makan dirumah” jawab Hye Rim. “Selama proses pemilihan akan banyak kesulitan jadi sentuhlah warga dengan politik” kata presiden. “Aku akan melakukannya dengan sebaik mungkin” jawab Hye Rim.
Usai makan bersama presiden Hye Rim pergi menjenguk Do Ya, Do Ya yang saat itu melihat update berita tentang Hye Rim yang menjadi kandidat langsung mematikannya. “Bagaimana lukamu apa sudah mendingan” Tanya Hye Rim. “Ahjumma, apa kau benar2 akan masuk kedunia poilitik?” Tanya Do Ya serius. “Katamu bila aku ingin mengurus tentang wabah nyamuk itu aku harus masuk politik” jawab Hye Rim santai. “Itu hanya bercanda” seru Do Ya. “Kau kira pemilu membutuhkan uang yang sedikit, kau akan jadi pengemis bila kalah”. “Aku mendapat kompensasi saat kematian ayah Dong He, setelah aku masuk ke parlemen aku akan melindungi orang2” jelas Hye Rim mantap.
Poster Hye Rim dipasang dijalan2. Jargon Hye Rim “POLITIK YANG BERSIH, SEORANG POLITIKUS HARUS MENJAGA JANJINYA”.
Dihari pertama kampanye, Hye Rim berjalan untuk pergi ke kantor, ia melewati pasar dan jalan raya. Banyak yang mengenalinya mulai dari ibu2 hingga siswa2 yang sedang pergi kesekolah. “Segeralah berangkat, nanti kalian terlambat” kata Hye Rim.
Hye Rim tiba dikantor, semua orang yang berada diruangan itu tak menyambutnya dengan baik. Tiba2 salah satu laki2 memukul bokong [maaf] seorang wanita. Hye Rim terkejut. “Itu pelecehan” gumam Hye Rim. Ternyata itu menjadi sesuatu hal yang biasa. Orang2 itu lalu meninggalkan ruangan. “Jika kau selesai melihat2, segera pergilah” kata salah satu staff.
Do Ya pergi kekantor jaksa, ia dan kepala jaksa membicara tentang orang2 yang diduga berusaha membunuh Do Ya. Setelah berdiskusi Do Ya menyimpulkan orang itu adalah orang yang memiliki kekuasaan dan sekarang ia menangani kasus Tae Bong dan Bae Ho. Jadi jugaan sementara adalah mereka berdua
Do Ya memanggil anak Tae Bong ke kantor jaksa untuk mendapatkan pemeriksaan. “Apa kau benar2 tak melihat wajah orang itu” Tanya Do Ya. “Aku benar2 tak melihatnya, aku hanya bisa melihat hidungnya” jawab anak Tae Bong. Akhirnya Do Ya memutuskan untuk membantu proses pengeluarannya dari penjara. Chul Gul terlihat sangat senang. “Terima kasih teman” teriaknya kegiraan.
Do Ya pergi menemui Hye Rim di kantornya, ternyata disekitar daerah kantor Hye Rim ada sekelompok massa pendukung calon lain dan Hye Rim merasa terisolasi. “Siapa yang mengisolasi ahjumma” teriak Do Ya marah. Tiba2 luka Do Ya terasa sakit. “Apa kau baik2 saja? Tanya Hye Rim pada Do Ya yang sedang merintih kesakitan. Dilain pihak ada seseorang yang mengambil foto mereka saat Hye Rim terlihat memeluk Do Ya [padahal hanya membantu saja]. Tiba2 kepala jaksa dtang dan memarahi Do Ya.” Sedang apa kau disini, jika seorang jaksa menemui kandidat sebelum pemilihan dan ketahuan reporter itu tidak akan baik buatmu dan Hye Rim” kata kepala jaksa. “Ya aku mengerti” kata Do Ya. Do Ya kemudian pamit.
Sementara itu Kang Tae San mengadakan jumpa pers, ia mengatakan bahwa partainya akan membuang orang2 yang melakukan korupsi [Tae Bong anggotanya] dan pada pemilihan selanjutnya akan dipilih orang2 yang lebih muda untuk menggantikan generasi tua.
Usai rapat dengan kepala jaksa Do Ya pergi kepenjara dan menjenguk Tae Bong. Tae Bong berterima kasih pada Do Ya karena tidak memperkarakan anakanya Chul Gyu. “Sebaiknya kau menyerah dengan masalah ini” nasehat Tae Bong. “Aku sudah tertusuk untuk pertama kalinya, sudah terlambat jika aku menyerah” jawab Do Ya. “Jika kau tak ingin terluka lagi kusarankan untuk menghentikannya” seru Tae Bong.
Kang Tae San datang kekantor Hye Rim dan menyabut kedatangan Hye Rim sebagai kandidat secara resmi. [kantor Hye Rim itu posko pemilihan gitu deh]. Hye Rim sangat berterima kasih pada Tae San karena menyempatkan datang ditengah kesibukannya. Tae San melihat jam tangannya “Dia seharusnya sudah datang” ucap Tae San. Tiba2 datang seorang wanita yang langsung memperhatikan penampilan Hye Rim, “Lepaskan celana dan sepatumu dan gantilah dengan rok” kata wanita itu. Hye Rim terlihat sangat heran. “Mengapa? Tanya Hye Rim. “Karena kau dapat mempertahankan kefeminimanmu” jawabnya. Hye Rim mengernyitkan dahinya [haha mami mishil banget]. Tae San memperkenal kan wanita itu bernama Wang Joong Ki yang akan menjadi manager kampanye Hye Rim.
Usai perkenalan mereka langsung mengadakan rapat untuk mengetahui peta kekuatan lawan. Manager Wang sangat memukau dalam presentasi, Hye Rim sampai terkagum2. Sedangkan anggota kampanye lainnya mendapatkan SMS dari Kim Hyun Gab [note:orang2 yang berada di posko Hye Rim sebenernya orang2 yang siap membantu Kim Tae Bong, namun gara2 Tae Bong tersandung kasus korupsi oleh sebab itu kandidatnya diganti Hye Rim, orang2 yang ada diposko tidak senang dengan Hye Rim karena mereka gak yakin menang. Sedangkan Kim Hyun Gab adalah bawahan Kim Tae Bong yang juga mencalonkan dirinya sebagai kandidat independen (kandidat yang tidak didukung partai). Sedangkan Hye Rim di dukung partai democrat ]
Usai rapat, Kang Tae San heran karena semua anggota staff hilang. “Kemana mereka semua?”. “Mereka pergi ke posko Kim Hyun Gab” kata asisten Hye Rim. Hye Rim sangat terkejut. “Mengapa mereka semua kesana? Tanya Hye Rim. “Mereka tidak hanya pergi kesana namun mereka juga terdaftar sebagai pendukung” kata asisten Hye Rim. Mendengar hal itu Tae San terkejut dan mendatangi posko Kim Hyun Gab yang ternyata di poskonya juga terdapat anggota partai democrat lainnya yaitu Oh Jae Bong (orang yang nyuruh orang mencelakai Do Ya).
“Apa yang kalian lakukan disini? Tanya Tae San marah. “Aigoo, anggota Kang disini apa juga kan mendukung Kim Hyun Gab? Sindir anggota Oh. “Mengapa kau sebagai anggota partai democrat mendukung calon indepent” teriak Tae San. “Kandidat Seo Hye Rim akan dimulai dari nol sedangkan tidak dengan Hyun Gab, jadi kesempatan menang akan lebih besar dari kandidat Seo Hye Rim” kata anggota Oh. Tae San sangat marah dengan ulah anggota Oh.
Waktu kampanye tiba, Hye Rim berusaha untuk pidato didepan umum, ia terlihat sangat gugup, “Ulangi lagi, jangan gugup” kata Tae San memberi semangat. Tiba2 datang kelompok Kim Hyun Gab didepan tempat kampaye Hye Rim dengan berbagai macam hiburan penari wanita, kontan semua orang lebih tertarik ke kelompok Hyun Gab. Tempat Hye Rim sepi. Repoter mendatangi tempat Hye Rim, dan bertanya kepada anggota Kang tentang isu yang digulirkan Bae Ho tentang politik yang bersih saat melakukan interview di stasiun TV, Kang Tae San terlihat bingung. Sementara itu dikantornya Bae Ho, anggota Oh menertawakan Kang Tae Sang.
Tae San berusaha menelepon Bae Ho. “Apa yang terjadi ketua? Tanya Tae San marah. “Kita harus membuat citra partai membaik setelah rusak akibat ulah Tae Bong, jadi kita seharusnya bisa bekerja bersama seperti ini, dan aku tahu bahwa dukungan Seo Hye Rim rendah, jadi kau harusnya kuatir dengan masalah ini” jawab Bae Ho santai . Tae San seperti dipermainkan 

bersambung Part 2 


Cre : blogapni.blogspot.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 

coretan yanni Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template