Selasa, 15 Februari 2011

Daemul eps 2 part 1

[Sinopsis] Daemul Episode 2 Part 1

Kematian suami Hye Rim, membuat Hye Rim sangat terpukul, ia tanpak bingung. Dipemakaman suaminya banyak wartawan yang datang, tiba datang kiriman karangan bunga dari Presiden Baek Seong Min yang diwakili oleh stafnya. Seo Hye Rim melihat karangan bunga itu. Staf Presiden mengatakan dia tidak tahu bagaimana cara menghibur keluraga Hye Rim kemudian mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan upaya yang maksimal untuk menyelamatkan suami Hye Rim namun disesalkan hal itu berakhir dengan kegagalan, karena itu mereka menyesal.

Staf Presiden mengatakan bahwa Presiden Baek Seong Min telah mengirim dia atas nama untuk memberikan penghormatan terakhir pada suami Hye Rim. Hye Rim“Pemerintah telah melakukan upaya maksimal” kata Hye Rim. Sandera Jepang bisa dibebaskan dengan negoisasi namun suamiku kembali dalam kantong mayat dan sekarang mereka hanya mengirimkan karangan bunga, apa itu yang dinamakan pemerintah melakukan yang maksimal”kata Hye Rim sinis. Staf Presiden terlihat terkejut dengan perkataan Seo Hye Rim.
Seo Hye Rim melempar karangan bunga di lantai dan menyuruh staf Presiden untuk mengambil kembali kemudian menginjak-injak karangan bunga dengan marah. “Aku tak ingin karangan bunga ini, aku hanya ingin Presiden mengembalikan ayah anakku dan suamiku” teriak Hye Rim. Para wartawan mengambil adegan itu.
Hye Rim membawa abu Bang Min Guk dalam ruangan (kayak kuburannya gitu) bersama kok bulu tangkis. Seo Hye Rim meminta anaknya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada ayahnya kemudian meminta anaknya untuk memberitahu ayahnya bahwa mereka akan bertahan untuk melanjutkan hidup dan kemudian memberitahu anaknya bahwa ia mencintai ayahnya. Namun Dong Baek Ha mengatakan bahwa ia membenci ayahnya karena ayahnya tidak menepati janjinya untuk bermain bulu tangkis bersamanya. Hye Rim, anaknya dan ibu Hye Rim menangis.
Sementara itu, pada saat yang sama di tempat itu, Jang Se Jin juga memakamkan ibunya. Jang Se Ji mengatakan ia benci Korea dan orang yang telah membuang mereka ke Amerika Serikat, ia meminta menunggu di sini saat dia pergi untuk membalas dendam. (duh mencurigakan,,siapa yang dia maksud)
Kejadian Hye Rim menginjak2 karangan bunga presiden telah ditayangkan di televisi. Bon Sik mematikan siaran itu, ia mengatakan pada Seo Hye Rim bahwa ia memahami kesedihan Seo Hye Rim tetapi harus ada batasan, dan mengatakan adegan itu menjadi Top berita dibeberapa televisi.
Lalu Son Bin Sik mengatakan bahwa citra publiknya sekarang tidak cocok untuk program anak-anak. Seo Hye Rim mengatakan bahwa ia telah bekerja di program itu selama bertahun-tahun. Son Bin Sik mengatakan bahwa Direktur Program akan menginformasikan nanti, tapi Bon Sik lebih dulu Seo Hye Rim bertindak. Akan tidak baik seorang yang sedang berkabung membawakan program yang ceria. Hye Rim diminta untuk absen. Mendengar hal itu Hye Rim hanya bisa tertunduk.
Di lampu merah Ha Do Ya mendapat telepon ayahnya, ia menceritakan kesedihan Hye Rim yang ditayangkan di televisi. Ha Bong pun meminta anaknya berhati-hati dalam karyanya, dan ia berkata anaknya tidak perlu bercita-cita menjadi Kepala Jaksa Penuntut Umum tetapi sebagai legislator. Ha Do Ya berkata bagaimana ayahnya meremehkan penunjukan Kepala Jaksa Penuntut Umum namun ayahnya malah meminta dia untuk menjadi seorang legislator. Ha Do Ya mengingatkan bahwa alasan dia menjadi Jaksa Penuntut Umum untuk menangkap Legislator.
Do Ya melihat sudah lampu hijau, mobilnya berjalan menuju rumah namun tiba2 sebuah mobil melaju cepat dan menghantap mobilnya dari depan, Do Ya keluar dari mobilnya dan melihat keadaan mobil yang menabraknya. Orang itu ternyata Jang Se Jin. Jang Se Jin meminta maaf karena itu kesalahannya dan dia menelepon perusahaan asuransi untuk mobil Do Ya. Do Ya tidak terima, pengemudi seharusnya turun dari mobil dan menyelesaikan masalah ini namun Se Jin menolak. Ia malah menghina mobil Do Ya sebagai sampah. Do Ya marah dan menendang mobil Se Jin.
Dalam putusan Min Woo Dang, Lee Bae Ho dan Kang Tae San mengatakan bahwa adegan Seo Hye Rim menginjak-injak karangan bunga presiden Baek Seong Min sebagai penyakit “bebek lumpu” bagi presiden. (duh gak ngerti maksud bebek lumpuh apa mungkin seperti menurunan citra politik presdien) Kang Tae San sepakat dengan Lee Bae Ho namun Tae San berkata ini belum apa-apa. Lee Bae Ho mengatakan bahwa kejadian ini pada akhirnya akan menyebabkan Presiden Baek Seong Min mengalami gejala "bebek lumpuh".
Bae Ho Lee mengatakan pada Kang Tae San bahwa ia juga harus menyiapkan landasan untuk mendapatkan pengakuan politik. Kang Tae San mengatakan bahwa Presiden Baek Seong Min adalah dari pihak mereka maka masalah "bebek lumpuh" belum akan tiba. Lee Bae Ho mengatakan bahwa Cheong Wa Dae tidak memiliki batas-batas untuk "bebek lumpuh" untuk duduk di kantornya. Bae Ho Lee mengatakan Kang Tae San untuk merebut kesempatan untuk menggunakan isu kematian suami Seo Hye Rim sebagai senjata balistik yang cocok untuk menyerang Presiden Baek Seong Min. namun Kang Tae San memberitahu Lee Bae Ho bahwa dia tidak memiliki niat itu.
Do Ya mendekat ke kaca Se Jin, Jang Se Jin mengatakan dia akan membayar kerusakannya dan memberikan kartu nama pada Do Ya. Do Ya semakin tak terima dia membuka pintu mobil, mengambil kunci mobil Se Jin dan menyeret Sen Keluar. Ha Do Ya berkata bahwa untuk perbaikan, dia ingin mobilnya menjadi seperti baru seperti sebelumnya. Jang Se Jin pun marah karena tidak seharusnya mendiskusikan masalah ini ditengah hujan. Ia meminta Do Ya mengembalikan kunci mobilnya. Ha Do Ya berkata bahwa menakutkan seorang wanita seperti Jang Se Jin yang berkendara di jalan kemudian ia meludah di mobil Jang Se Jin. Jang Se Jin mengatakan bahwa Ha Do Ya seharusnya berterima kasih untuk perbaikan mobilnya. Se Jin merebut kuncinya dan masuk ke mobil.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

coretan yanni Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template