Jumat, 08 April 2011

49 Days Episode 7

"Bagaimana kalau bekerja di rumahku?bukankah kau butuh uang kan?"ujar Min Ho menawarkan pekerjaan pada Ji Hyun. Tanpa disangka, Ji Hyun menerimanya.
"Berapa yang akan kau bayar? Aku akan terima, dan akan memulai kerja pada pukul 11!"ujar Ji Hyun. Sontak Min Ho kebingungan dengan sikap Ji Hyun yang mengiranya akan menolak mentah-mentah tawaran Min Ho bekerja di rumahnya. Dan Min Ho pun memberikan alamatnya.
Ji Hyun meremas kertas yang diberikan Min Ho dan membuangnya. Min Ho kesal, dan Ji Hyun dengan santainya menyebutkan alamat Min Ho. Tentu saja Ji Hyun tahu!
Rupanya Ji Hyun ada maksud lain dengan menerima tawaran Min Ho. Ji Hyun ingin mengorek informasi lebih jauh tentang rencana Min Ho terhadap perusahaan ayahnya, istilah lain ingin memata-matai Min Ho!
Di restorannya, Han Kang duduk sendiri, dan managernya mengatakan sepertinya Ji Hyun (Yi Kyung) tidak akan datang kembali. "Apakah kau benar-benar tidak menyesal?"tanya managernya. Han Kang sedikit kesal dan berulang kali mengatakan tidak menyesalinya. Oh really?
Manager Oh ternyata telah menyetujui sebuah proyek yang akan didesain oleh Han Kang tanpa persetujuan Han Kang. Manager Oh ingin Han Kang tetap sibuk setelah menolak proyek besar (proyek yang ditawarkan Min Ho). Han Kang perlu melakukan pekerjaanya sebagai arsitek.
Ji Hyun menemui seorang temannya yang telah berjanji akan bertemu disebuah café. Bertemu dengan temannya untuk menjalankan aksinya mencari teman-temannya yang memang peduli padanya. Namun Ji Hyun datang terlambat. Saat Ji Hyun menelepon temannya, akan tetapi betapa kecewanya Ji Hyun saat mendengar bahwa temannya sibuk dan tidak terlalu peduli kepadanya. Sigh.
Saat akan meninggalkan café, Ji Hyun hampir pingsan karena perutnya sakit. Ternyata dia kelaparan. Maka dengan sedikit penuh nafsu, Ji Hyun makan sampai tak bersisa. Ji Hyun mengeluh kalau bekerja di Han Kang tidak perlu membayar makanan. Setelah kenyang, Ji Hyun kembali bersemangat untuk menyusun kembali rencananya.
Di tempat lain, Han Kang menemui orang yang meminta dia untuk membuat rancangan desain. Han Kang sedikit kesal dengannya dan menolak pekerjaan tersebut karena tidak sesuai dengan dirinya. Han Kang dituntut membuat bangunan yang sesuai standar nya.
Ji Hyun pulang lebih cepat dan membiarkan Yi Kyung untuk tidur. Ji Hyun menungguinya. Yi Kyung terbangun dan kaget saat melihat jam. Dia berlari keluar. Ji Hyun tak dapat mengejarnya karena pintu keburu tertutup.
Yi Kyung berlari dan menuju sebuah toko. Han Kang yang tidak sengaja berada disekitar tempat tinggal Yi Kyung, melihat Yi Kyung beerlari memasuki toko. Han Kang semula ragu untuk menghampirinya dan untungnya Han Kang hanya berlalu pergi.
Yi Kyung menelepon bosnya yang disupermarket dan meminta maaf bahwa dia tidak memberi kabar kalau dirinya sakit sehingga tidak dapat bekerja.
Yi Kyung kembali ke kamarnya. Dengan langkah gontai dia berbaring tidur. Ji Hyun yang sedari tadi cemas berbicara kepada Yi Kyung (tentunya tak dapat didengarnya). "Kau pasti sudah melalaui waktu yang sungguh berat"kata Ji Hyun penuh simpati.
Di kamarnya, Han Kang terbaring dan teringat perkataan Ji Hyun. Saat Ji Hyun menolak menerima uang pemberian Han Kang. Jelas hal ini membuat Han Kang semakin tidak yakin akan keputusan memecat Ji Hyun.
Waktu yang tersisa 38 hari, 3 jam, 29 menit.
Ji Hyun benar-benar panik saat melihat Yi Kyung tidak tertidur dan masih bangun seharian. Rupanya Yi Kyung telah dipecat dari tempat dia bekerja. Jadi sekarang keadaan berbalik. Ji Hyun memohon kepada Yi Kyung untuk tidur (hah?). "Aku harus ketempat Kang Min Ho!"ujar Ji Hyun putus asa.
Scheduler muncul dan marah kepada Ji Hyun karena penyebab Yi Kyung dipecat karena Ji Hyun membuatnya sakit dan membolos kerja.

"Lantas aku harus bagaimana? Aku bisa terlambat!"kata Ji Hyun tanpa bersalah. Sontak Scheduler makin kesal. Ji Hyun beralasan bahwa dia diijikan untuk menggunakan tubuh yi Kyung selama 14 jam sehari. Dan kini karena Yi Kyung terbangun maka Ji Hyun tidak dapat menggunakan tubuhnya. Scheduler mengingatkan bahwa Ji Hyun tidak diperbolehkan menyakiti tubuh Yi Kyung. Scheduler menyuruh Ji Hyun untuk menunggu Yi Kyung tertidur, lantas menghilang.
Saat Ji Hyun tidak tahu kapan Yi Kyung tertidur, Kan Min Ho menunggu kedatangan Ji Hyun di rumahnya untuk bekerja kepadanya. Waktu sudah menunjukan pukul 12, terlambat dari waktu seharusnya. Min Ho kesal dengan tingkah Ji Hyun.
Min Ho datang ke kantornya dan bertemu dengan In Jung di lift. In Jung mengajak Min Ho makan bersamanya. Min Ho dengan sedikit dingin meminta In Jung untuk bersikap sewajarnya seolah-olah tidak ada hubungan ‘lain’, dimanapun sampai rencana mereka berhasil.
In Jung masuk ke ruangannya dan teringat saat mereka berdua bertemu.

=Flashback=
In Jung berjalan pulang sendirian dan sedang menelepon ibunya. Mendadak sebuah mobil berhenti dan dua orang pria membawa paksa In Jung dan memasukan dia ke dalam mobil. Tanpa disengaja Min Ho yang pulang dari acara mendaki gunungnya, melihat insiden In Jung.
Sontak Min Ho langsung mengejar mobil tersebut, dan mencegatnya. Dia memecahkan kaca mobil dan menyelematkan In Jung. Kedua pria tersebut lari. In Jung terisak-isak dengan wajah penuh lebam.
Min Ho membuatkan minuman untuk In Jung dengan peralatan hikingnya. Min Ho memberikan sapu tangannya kepada In Jung agar dia bisa membersihkan lukanya. In Jung terkesan dengan Min Ho.
Min Ho mengantar In Jung pulang ke rumahnya. Mereka pun saling berkenalan dan memberikan nomor telepon masing-masing.
=Flashback End=
In Jung masih memandang sapu tangan pemberian Min Ho saat Min Ho masuk dan meminta In Jung (lagi-lagi) untuk mengesampingkan perasaan dia. Hari ini Min Ho akan bertemu dengan Direktur Jung untuk menandatangani kontrak kerja. "Tunggulah 4 sampai 5 hari, registrasi tanah akan selesai"ujar Min Ho.
Akhirnya, Ayah Jin Hyun memang mengidap suatu penyakit serius.
Dokter yang sekaligus temannya membujuk ayah Ji Hyun untuk operasi, namun ayah Ji Hyun menolaknya dengan alasan anaknya membutuhkannya, dan ibu Ji Hyun masih labil atas kejadian Ji Hyun.

0 komentar:

Posting Komentar

 

coretan yanni Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template